Home » Press » Masyarakat Indonesia di Kamboja Menyambut dengan Gembira Penandatanganan MOU Bebas Visa Indonesia Kamboja


02 Jun 2010 06:00
Masyarakat Indonesia di Kamboja Menyambut dengan Gembira Penandatanganan MOU Bebas Visa Indonesia Kamboja

Dalam kunjungannya ke Phnom Penh, Kamboja pada tanggal 2 Juni 2010, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Dr. R.M. Marty M. Natalegawa dan Menteri Luar Negeri Kerajaan Kamboja, HOR Namhong telah menandatangani MOU Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Biasa antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kamboja.

Penandatanganan MOU tersebut mendapatkan sambutan baik dari masyarakat Indonesia di Kamboja, yang dalam pertemuan antara masyarakat Indonesia dengan Menlu RI pada tanggal 1 Juni 2009, menyampaikan bahwa keberadaan MOU ini telah cukup lama dinanti-nanti oleh masyarakat Indonesia di Kamboja ini. Dengan MOU ini, warga negara di kedua negara tidak perlu lagi mengajukan visa untuk melakukan kunjungan dalam jangka waktu maksimum 30 hari.

Menlu RI dan Menlu Kamboja dalam pertemuan bilateral pada tanggal 2 Juni 2010, menyepakati bahwa MOU Bebas Visa tersebut tidak hanya akan meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, namun akan mampu meningkatkan people to people contact antar kedua negara, serta interaksi business community di kedua negara guna mendukung peningkatan kerjasama ekonomi di kedua negara. Selain MOU tersebut guna meningkatkan interaksi penduduk di kedua negara, kedua Menlu juga menyepakati upaya untuk juga segera mendorong pembukaan penerbangan langsung Indonesia-Kamboja. Pembukaan penerbangan langsung ini diharapkan juga akan dapat mewujudkan konektivitas di kawasan guna mendukung pembentukan Komunitas ASEAN 2015 .

Dalam pertemuan bilateral dengan Menlu Kamboja tersebut, Menlu RI juga membahas berbagai potensi peningkatan kerjasama di berbagai bidang seperti militer, pertanian, pariwisata serta peningkatan arus perdagangan dan investasi.

Selain bertemu dengan Menlu Kamboja, H. E. HOR Nam Hong, dalam kunjungan perkenalannya kali ini, Menlu RI telah juga melakukan courtesy call kepada Perdana Menteri Kamboja, Samdech Hun Sen, royal audience kepada Raja Kamboja, Norodom Sihamoni serta menerima gelar Doctor Honoris Causa dari University of Cambodia.